PROPOSAL
KEGIATAN
PERTANIAN MENYAPA
YAYASAN SOSIAL
BINA DHUAFA BAITUL MAKMUR (YBDM)
MALANG
2015
I. PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Terhitung
sejak sepuluh tahun terakhir, kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia
terus mengalami peningkatan sehingga mendapatkan perhatian khusus dari
pemerintah dan masyarakat Indonesia. Tingginya angka pencemaran yang terjadi di
Indonesia, memaksa pemerintah dan masyarakat untuk memberikan langkah konkret
melalui upaya pencegahan maupun penanggulangan kerusakan tersebut baik dalam jangka
pendek maupun jangka panjang. Pencemaran yang terjadi di Indonesia mencakup
pencemaran tanah, air, udara, dan bunyi, yang keempatnya merupakan aspek
penting dalam kehidupan manusia. Berbagai macam upaya dilakukan untuk mencegah
terjadinya kerusakan lingkungan lebih lanjut seperti memberikan pemahaman
kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu
kegiatan yang dapat mendukung wacana tersebut antara lain adalah pelatihan
bercocok tanam yang ramah lingkungan kepada masyarakat sedini mungkin.
Pendidikan
tentang pertanian ditengah masyarakat pada umumnya hanya didapatkan pada bangku
Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA), Perguruan Tinggi, atau bahkan secara
otodidak yang kemudian memberikan kesan yang kurang baik terhadap dunia
pertanian. Munculnya anggapan bahwa dunia pertanian merupakan dunia yang
berbeda dan lekatnya pandangan miring terhadap dunia pertanian yang berkaitan
dengan pelaksanaan yang sulit, ketinggalan jaman, dan kurang menyenangkan,
membuat dunia pertanian semakin dijauhi khususnya oleh generasi muda.
Pentingnya pendidikan tentang pertanian sedini mungkin adalah untuk menanamkan
dasar-dasar pertanian yang baik, berkelanjutan, ramah lingkungan, serta
menyenangkan sehingga kedepannya nanti dunia pertanian semakin digemari dan
memberikan manfaat yang lebih besar khususnya di tangan generasi muda. Salah
satu upaya yang dapat ditempuh untuk mengenalkan dunia pertanian secara
menyenangkan adalah melalui pelatihan bercocok tanam secara hidroponik yang
ramah lingkungan serta menyenangkan kepada anak usia Sekolah Dasar (SD) atau
sekolah menengah pertama (SMP).
Hidroponik
merupakan salah satu teknik bercocok tanam yang menggunakan media tanam selain
tanah dan mendukung pertanian organik yang ramah lingkungan. Pelatihan bercocok
tanam secara hidroponik ini diharapkan mampu memberikan pemahaman tambahan
kepada peserta terkait pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Hidroponik
berasal dari kata Yunani, yaitu hydro artinya "air" dan ponos
artinya "mengerjakan". Secara umum hidroponik
dapat diartikan sebagai suatu metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah.
Media-media tanamnya dapat berupa air, kerikil, pasir, sabut kelapa, zat
silikat, pecahan batu karang atau batu bata, potongan kayu, atau busa. Elemen
dasar yang dibutuhkan tanaman sebenarnya bukanlah tanah, tetapi cadangan
makanan dan air yang terkandung dalam tanah yang diserap akar. Berarti dapat
disimpulkan bahwa suatu tanaman dapat tumbuh tanpa tanah, asalkan diberikan
cukup air dan garam-garam mineral.
Dalam
rangka turut aktif dalam upaya konservasi terhadap lingkungan serta
permberdayaan generasi muda, Yayasan Sosial Bina Dhuafa Baitul Makmur (YBDM)
berencana mengadakan kegiatan sosial berbentuk pelatihan bercocok tanam secara
hidroponik untuk siswa Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP).
1.2
Tujuan
Tujuan dari diadakannya
kegiatan pelatihan bercocok tanam kangkung secara hidroponik antara lain adalah
sebagai berikut:
a. Memberikan
wawasan dan pengetahuan tambahan tentang bercocok tanam secara hidroponik
b. Memberikan
pemahaman tentang pentingnya menjaga dan memanfaatkan lingkungan secara
bijaksana.
c. Memberikan
pelatihan life skill yang bermanfaat
menambah kepercayaan diri peserta kegiatan
II. ISI PROPOSAL
2.1 Tema Kegiatan
Kegiatan ini bertemakan
“Pelatihan Bercocok Tanam secara Hidroponik untuk siswa Sekolah Dasar (SD) dan
Sekolah Menengah Pertama (SMP)”.
2.2
Macam Kegiatan
Kegiatan
ini terbagi kedalam dua kegiatan yakni:
a. Sosialisasi
Kegiatan sosialisasi berisikan penyampaian materi
tentang dasar-dasar bercocok tanam secara hidroponik. Secara umum materi yang
akan disampaikan adalah sebagai berikut:
-
Media tanam
-
Pembibitan dan Penanaman
-
Pemeliharaan dan Pemanenan
Materi akan disampaikan secara lisan yang didukung oleh
visualisasi melalui proyektor LCD, hand
out, dan alat peraga.
b. Demonstrasi
Kegiatan
demonstrasi berisikan serangkaian kegiatan aplikasi dari materi pada kegiatan
sosialisasi. Praktek langsung ini akan dipandu langsung oleh pemateri yang
bersangkutan dengan alat dan bahan yang telah disiapkan oleh pemateri dan atau
pihak panitia penyelenggara.
c. Out
bond
Kegiatan
out bond berisikan berbagai macam
permainan (games) baik secara indoor maupun outdoor yang ditujukan untuk membangung kerja sama tim sekaligus
menambah rasa percayaan diri peserta.
2.3
Peserta
Peserta kegiatan
pelatihan bercocok tanam kangkung secara hidroponik ini adalah siswa-siswi Sekolah
Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP).
2.4
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Kegiatan ini
dilaksanakan pada waktu dan yang telah disepakati antara pihak penyelenggara
dengan pihak sekolah yang terkait.
Secara umum rangkaian kegiatan rencananya akan dilaksanakan selama dua hari
dengan rincian agenda sebagai berikut:
|
No.
|
Hari
|
Waktu
|
Agenda
|
Penanggung
Jawab
|
Kebutuhan
|
|
1.
|
Pertama
|
09.00-09.30
|
Pembukaan
|
Panitia, MC, dan Kepala Sekolah
|
Tempat, Sound system, Proyektor LCD
|
|
|
|
09.30-10.30
|
Perkenalan
|
Panitia dan MC
|
Tempat, Sound system, Proyektor LCD, alat peraga
|
|
|
|
10.30-10.40
|
Persiapan dan games indoor
|
MC
|
Pembagian Hand out dan alat peraga permainan
|
|
|
|
10.40-11.15
|
Materi I:
Media Tanam
|
MC dan Pemateri
(sdr. Sami’un)
|
Tempat, Sound system, Hand out, Proyektor LCD, dan alat peraga
|
|
|
|
11.15-11.30
|
Diskusi dan Quiz
|
MC dan Pemateri
(sdr. Sami’un)
|
Buku notulen dan Door prize
|
|
|
|
11.30-13.00
|
ISHOMA
|
MC dan Panitia
|
Konsumsi
|
|
|
|
13.00-13.10
|
Persiapan dan games indoor
|
MC dan Panitia
|
Pembagian Hand out dan alat peraga permainan
|
|
|
|
13.10-13.45
|
Materi II:
Pembibitan dan Penanaman
|
MC dan Pemateri
(Sdr. Khisomudin)
|
Tempat, Sound system, Hand out, Proyektor LCD, dan alat peraga
|
|
|
|
13.45-14.00
|
Diskusi dan Quiz
|
MC dan Pemateri
(Sdr. Khisomudin)
|
Buku notulen dan Door prize
|
|
|
|
14.00-14.30
|
Motivasi diri
|
Pemateri:
Bp.Khamim Musthafa (Ketua YBDM)
|
Tempat, Sound system, Hand out, Proyektor LCD, dan alat peraga
|
|
|
|
14.30-14.40
|
Persiapan dan games indoor
|
MC dan Panitia
|
Pembagian Hand out dan alat peraga permainan
|
|
|
|
14.40-15.30
|
Materi III:
Pemeliharaan dan Pemanenan
|
MC dan Pemateri
(Sdr. Kanang)
|
Tempat, Sound system, Hand out, Proyektor LCD, dan alat peraga
|
|
|
|
15.30-15.45
|
Diskusi dan Quiz
|
MC dan Pemateri
(Sdr. Kanang)
|
Buku notulen dan Door prize
|
|
|
|
15.45-16.00
|
Penutupan hari pertama
|
MC, Panitia, dan Kepala Sekolah
|
Tempat, Sound system, Proyektor LCD
|
|
2
|
Kedua
|
09.00-09.15
|
Persiapan dan games out door
|
MC dan Panitia
|
Persiapan alat peraga permainan
|
|
|
|
09.15-09.45
|
Out
bond Kebersamaan
|
MC dan Panitia
|
Kondisional
|
|
|
|
09.45-10.00
|
Persiapan pembuatan demonstrasi media
tanam dan penyemaian
|
MC dan Panitia
(Koordinator: Sdr. Sami’un)
|
Media tanam: air, tanah, pasir,
kompos, sekam, botol tanam, box anggur, dan lain-lain
|
|
|
|
10.00-10.00
|
Istirahat dan persiapan demonstrasi
|
MC dan Panitia
(Koordinator: Sdr. Khisomudin)
|
Konsumsi, benih, media tanam, botol
tanam, box anggur
|
|
|
|
10.00-11.00
|
Demontrasi teknik pembenihan dan
pembenihan
|
MC dan Panitia
(Koordinator: Sdr. Khisomudin)
|
Benih, media tanam, botol tanam, box
anggur
|
|
|
|
11.00-11.10
|
Istirahat dan persiapan demonstrasi
|
MC dan Panitia
(Koordinator: Sdr. Kanang)
|
Konsumsi, benih, media tanam, botol
tanam, box anggur
|
|
|
|
11.10-12.00
|
Demonstrasi teknik pemeliharaan dan
pemanenan
|
MC dan Panitia
(Koordinator: Sdr. Kanang)
|
Tanaman dalam botol tanam dan
pestisida organik
|
|
|
|
12.00-13.00
|
ISHOMA
|
MC dan Panitia
|
Konsumsi
|
|
|
|
13.00-13.30
|
Penutupan kegiatan
|
MC, Panitia, dan Kepala Sekolah
|
Ruangan dan Sound system
|
|
|
|
13.30
|
Sayonara
|
|
|
3.1
Kebutuhan Alat dan Bahan
3.2
Alat
Kegiatan pelatihan ini membutuhkan peralatan sebagai
berikut:
a. Box
bekas buah anggur yang telah dilubangi di bagian atasnya (disediakan oleh
panitia)
b. Botol
Aqua kosong ukuran 750 ml dan 1000 ml (disediakan oleh panitia)
c. Busa
/ sabut kelapa/ gabus (disediakan oleh panitia)
d. Gunting
(disediakan oleh panitia)
e. Plastik
mulsa (disediakan oleh panitia)
3.3 Bahan
Bahan
yang dibutuhkan dalam kegiatan pelatihan ini adalah benih kangkung (disediakan
oleh pihak penyelenggara).
III.
PENUTUP
Demikian
proposal ini kami buat. Atas perhatian dan kerjasama yang diberikan, kami
ucapkan terimakasih
Komentar
Posting Komentar